Good day everyone, how are you? I hope 2022 treat you really nice. Anyway, udah lama ga bersuara ya hehe. Terakhir post artikel adalah tugas saat masa persiapan sebagai delegasi program Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) atau program pertukaran pemuda antar Australia-Indonesia. Untuk detailnya tentang AIYEP ini mulai dari pendaftaran, seleksi, persiapan, bahkan saat program akan aku ceritakan di postingan lainnya ya. Di postingan kali ini aku bakal ceritakan my life after AIYEP.
Jadi, program AIYEP ini berakhir di akhir januari tahun 2020. Dan waktu itu konteksnya adalah I have no job, karena program AIYEP ini berlangsung selama 4 bulan.. so, I decided untuk resign dari kantor lamaku yaitu NGO luar yang namanya Justice Without Borders. Udah gitu selama program atau bahkan mendekati berakhirnya program, aku masih belum mau apply job apapun karena masih malas-malasan. Udah bilang juga ke diri sendiri "Oke nanti lo apply job sekitar 2-4 minggu after program selesai ya".
Ternyata di bulan Februari 2020, my dad passed away. I definitely sad about that, dan hal ini membuat aku termotivasi belajar untuk seleksi CPNS 2019. Jadi dari bulan Desember 2019, aku udah daftar seleksi CPNS.. infonya pun aku tau dari almarhum bokap. Seleksinya kurang lebih 2 minggu lagi, dan aku sama sekali belum belajar. Seingga dalam waktu yang tersisa itulah aku mulai belajar menuju persiapan seleksi CPNS tahap pertama yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Hasilnya cukup memuaskan, dan aku sangat menunggu hasilnya apakah aku bisa masuk ke seleksi tahap kedua yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kenapa aku berharap akan CPNS? Karena almarhum bokap adalah pensiunan PNS, dan sangat mau kalau aku jadi PNS.
Daaaan ternyata datanglah covid-19, Maret 2020 adalah awal dinyatakannya masuknya virus tersebut di Indonesia. Seketika semuanya berubah, termasuk terkait pekerjaan. Banyak karyawan diberhentikan, banyak perusahaan juga mengurangi jumlah karyawan karena harus menghemat budget agar perusahaannya bisa survive. Saat itu padahal aku baru aja mempersiapkan diri untuk apply kerjaan, sehingga dalam beberapa bulan kedepannya bisa dikatakan bahwa aku struggling untuk mendapatkan pekerjaan.
Mostly aku apply di perusahaan yang membuka recruitment as Management Trainee (MT), tapi tetap lihat-lihat perusahaan mana juga.. karena banyak banget perusahaan yang kurang jelas tetapi membuka recruitment MT tapi ujung-ujungnya ga sesuai (banyak baca-baca dari tulisan orang). Bagi kalian yang udah pernah daftar dan ikutin seleksi MT di perusahaan-perusahaan besar, pasti tau dong kalau prosesnya MT ini ga sedikit dan ga sebentar. Ketika udah tahap sekian, dan dinyatakan ga lanjut.. itu artinya kita udah di tahap lebih dari 1-2 bulan. Setahuku proses MT ini biasanya kisaran 2-3 bulan prosesnya hingga ke tahap paling akhir dan dapet offering.
Di sekitar bulan Maret/April (aku lupa) keluarlah pengumuman hasil CPNS. Alhamdulillah, gue ada di peringkat pertama untuk pendaftaran CPNS jalur umum dengan pilihan jabatan sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri. Namun dalam beberapa bulan ke depan tetap belum ada info kapan seleksi. Bayangin, offering MT belum ada yang nyangkut satupun, serta belum ada kejelasan seleksi CPNS. My saving semakin menyusut, and I hate to become a burden for my family.
Alright, akhirnya ada info seleksi CPNS tahap SKB yang dilaksanain bulan Agustus/September (maaf lupa lagi hehe). Waktunya mepet dari waktu dapat info dan jadwal aku test, hanya sekitar 9 hari deh. Jadi ya belajar cuma seminggu aja. Oh iya untungnya waktu itu tes SKB ini bisa milih tempat loh, karena masih ada virus covid. Jadi aku pilih di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang. Nilai tes SKB kita bisa dilihat semuanya secara transparan melalui Youtube. Bukan cuma hasil akhir, tetapi dari menit awal kita mengerjakan, proses pengerjaan, dan nilai akhir bisa kita lihat di Youtube. Jadi sebenernya aku udah bisa tau nilai SKB calon pesaingku hehe.
Sembari menunggu pengumuman hasil seleksi CPNS, aku juga melakukan kegiatan sosial dan jualan makanan kecil-kecilan hehe, ketimbang insane dan depresi kan. Selain itu aku tetep ikutan seleksi MT. Inget banget deh pas dulu udah kerja di JWB sekitar 2 bulan, gue masih ikut seleksi MT. Waktu itu gue ikut seleksi MT nya Blue Bird dan Bank Danamon, yang ternyata... gagal hehe. Nah pada tahun 2020 itu gue juga mengikuti seleksi MT Bank Danamon lagi atau yang dikenal sebagai Danamon Bankers Trainee (DBT).
Setelah berbulan-bulan jadi unemployment alias pengangguran, akhirnya di bulan November 2020 yang bertepatan dengan bulan kelahiranku, alhamdulillah dapat kado yang membahagiakan yaitu gue dapet kerja. Di bulan itu pengumuman hasil CPNS, alhamdulillah gue lolos dan masih di rangking pertama. Sujud syukur banget sih itu, nangis, dan meluk mama. Hasil usaha, serta shalat dan doa yang selama ini dilakukan akhirnya membuahkan hasil. Bener-bener berterima kasih banget sama Allah. Kemudian 2 hari setelahnya aku dapat info lagi kalau aku lolos MT Danamon dan dapet offering letternya. Makin seneng, karena ngerasa bangga banget sama diri sendiri. CPNS udah peringkat 1, dan dapat pula MT Bank Danamon yang alurnya sampai ada 7-8 tahap seleksinya.
Bahagia bercampur aduk dengan kebingungan. Setelah menunggu berbulan-bulan, sekalinya dikasih rezeki tawaran pekerjaan, ternyata bener-bener barengan waktunya.